Jumat, 01 April 2016

Iriana Jokowi Berkunjung di Sentra Batik Giriloyo

Selasa, 27 Maret 2016 suasana panas menyelimuti sekitar Gazebo Batik Giriloyo. dari pagi hingga siang di sekitar gazebo Batik Giriloyo banyak lalu lalang pasukan bersenjata untuk mensterilkan seputar Gazebo Batik Giriloyo karna bakal dikunjungi Ibu Kepala Negara- Iriani Jokowi untuk melihat langsung kegiatan pengrajin batik di sentra Batik Giriloyo. 
Sekitar pukul 14.30 Wib. Iring-irangan rombongan RI 3 tiba di Gazebo Batik Giriloyo. Rombongan langsung menuju gazebo kecil untuk melihat proses membatik. Setelah bebrapa saat Ibu Iriani menyaksikan goresan canting di atas media kain oleh pembatik kemudian beliau timbul keingininan untuk mencoba memegang canting dan menorehkan cairan lilin di atas kain bermotif tokoh wayang. Dipandu oleh pengurus Paguyuban Batik Giriloyo kemudian rombongan RI 3 diajak menuju tempat Proses pewarnaan alam. Takjub dan penuh kesan dengan apa yang dilakukan oleh para "pencelup"warna alami sekaligus penasaran kenapa bisa jadi seperti itu. Kemudian dijelaskan proses awal/pengolahan bahan warna alam, pencelupan kain ke dalam zat warna alam hingga proses ahir batik tulis menjadi kain batik. 
Untuk menyempurnakan jawaban atas kepenasaran pengunjung kemudian rombongan RI 3 diajak menuju Joglo utama yang di situ telah didisplay produk-produk batik warna alam milik pengrajin batik tulis Giriloyo. Akhirnya terjawablah apa yang menjadi pertanyaan dalam hati mereka selama ini tentang apa dan bagaimana batik tulis itu. Dan sebagai apresiasi terhadap karya para pengrajin batik tulis di Giriloyo ini mereka kemudian membeli beberapa lembar kain batik motif klasik dengan pewarnaan alami.

Ibu Iriani menyaksikan proses membatik

Ibu Iriani menyaksikan prosesWarna

Ibu Iriani menuju Showroom Batik Giriloyo

Ibu Iriani memilih batik tulis warna alam


Minggu, 01 Maret 2015

Batik Tulis Giriloyo Yang Ramah Lingkungan

Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan sentra kerajinan batik tulis yang hingga saat ini masih setia melestarikan batik klasik. Namun demikian di wilayah ini juga banyak menciptakan motif-motif kontemporer sesuai dengan perkembangan mode baik dari segi motif maupun corak-warnanya.
Batik klasik yang diproduksi di sentra kerajinan batik tulis Giriloyo ini erat kaitannya dengan motif-motif warisan nenek moyang atau motif-motif yang sarat dengan filosofi, seperti wahyu temurun, sido mukti, sido asih, sekar jagad, parang kusumo, parang klitik, parang rusak dan parang-parang yang lain, babon angrem, sido luhur, wirasat, gigot, tinar buko. Meski motif yang diproduksi adalah motif klasik yang lazimnya berwarna sogan (biru-coklat) ataupun kelengan (biru), di sentra ini kini batik-batik kalsik tersebut diproses warna alami yang tak kalah menariknya dengan batik-batik warna sogan. Justru dengan warna alami tersebut produk-produk yang ada mempunyai daya tarik sendiri dan mempunyai nilai jual yang tinggi.
Bahan-bahan yang digunakan untuk pewarna alami ini banyak dan mudah di dapat di lingkungan sekitar yang bisa dimanfaatkan. Seperti: Kulit kayu mahoni, kayu nangka, daun jambu, daun mangga, kulit buah manggis, buah jolawe atau daun, buah serta kulit kayu yang lainnya.
Untuk pewarna alami ini nyaris tidak meninggalkan limbah, dan ramah lingkunagn serta aman bagi kesehatan.

Jumat, 13 Februari 2015

Belajar Batik Singkat

Sebanyak 100 Siswa SD. Muhammadiyah Suronatan Yogyakarta belajar batik tulis di gazebo batik Giriloyo. Pengalaman baru kini didapat, yang sebelumnya hanya sekedar angan-angan dan bayangan tapi kini mereka sudah tau tentang proses batik tulis. Riuh, sorak-sorai mereka memegang sehelai kain dengan ukuran 30 X 30 Cm "aku sudah dapat" teriak salah satu siswa sembari menanyakan kepada temanya "Kamu sudah dapat kain belum"? dengan riang dan wajah penuh penasaran segera mulai belajar membatik. Canting pun diambilnya, kemudian dicelupkan ke dalam cairan lilin/malam panas dan di;anjutkan dengan menorehkan carat canting di atas sehelai kain mori yang sudah didesain sebelumnya.. 
TUNGGU LANJUTAN CERITANYA DI HALAMAN INI..................

Sabtu, 10 Januari 2015

Batik Tulis Klasik

Batik tulis klasik-tradisional, diproses dengan pewarna naptol dan indigosol.

Motif Sidomukti -Kembang pacar Riningan
Rp. 700.000,-

Motif Sido Mukti - Sungutan
Rp. 500.000,-

Motif Kupu. SIze 115 x 200 Cm
Rp. 250.000,-

Motif Alas-alasan
Size 115 x 200 Cm
Rp. 250.000,-

Motif Sri uncoro
Size 115 x 200 Cm
Rp. 300.000,-

Motif Bunga
Size 115 x 200 Cm
Rp. 250.000,-

Motif Gegot
Rp. 400.000,-

Rp. 250.000,-

Rp. 400.000,-

Rp. 200.000,-

Rp. 250.000,-

Informasi Penting

Link /BannerTeman

Batik Course
create your own banner at mybannermaker.com!
Arga|Blog
PJ Loka Gurah Djawadi
BATIK
CintaHendros blog
Zona Berbagi dan Berdikari
Tebet Business Directory

Image by Belajar Batik Tulis
ads
BELAJAR
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Daftar Blog Saya

Pengunjung

free counters